Inilah Sukabumi

Inilah Sukabumi
Danau Situgunung, Kadudampit, Sukabumi.

Minggu, 25 Juni 2023

Kampung Adat Cipeuteuy dan Cihamerang.

 Kampung adat/ kasepuhan di desa Cihamerang dan desa Cipeuteuy kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi. Berjarak 8 km dari kantor camat Kabandungan. Terletak di kaki gunung Halimun Salak 800 mdpl. Bisa ditempuh kendaraan roda empat, 60 km dari kota Sukabumi. Secara adat mereka menginduk pada kampung adat Ciptagelar.

Kampung adat Ciptagelar yang lebih dikenal, merupakan kasepuhan yang memiliki garis histori dengan kerajaan Sunda Kuno Pajajaran. Pada era kerajaan-kerajaan Sunda kuno, memang ada tradisi untuk membentuk permukiman adat atau Kabuyutan. Beberapa yang masih dikenal hingga kini adalah Kanekes di propinsi Banten dan kampung Naga di Kabupaten Garut. Yang sudah tidak berbekas salah-satunya adalah Sanghiyang Tapak di Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi. Bukti pernah ada kabuyutan adalah prasasti yang ditemukan di sungai Cicatih. Prasastinya sekarang ada di museum Nasional.



Beberapa ritual yang masih dipertahankan adalah menghadiri seren taun di Ciptagelar dan menanam padi hanya sekali setahun. Selebihnya lebih longgar dibanding kampung adat lainnya seperti pemakaian heler/ penggilingan padi untuk mendapatkan beras.
Seren Taun sendiri merupakan ritual setahun sekali sebagai ungkapan syukur atas panen tahunan terutama padi yang menjadi kebutuhan utama masyarakat adat.



Rumah tradisional orang Sunda identik dengan rumah panggung dengan konstruksi kayu/bambu dan atap rumbia. Konstruksi rumah di kampung adat ini sudah banyak yang mempergunakan semen, keramik dan genting. Leuit masih dipergunakan walau jumlahnya terbatas. Varietas padi yang ditanam juga mulai variatif, selain varietas tradisional.
Populasi kampung adat di desa Cihamerang kampung Pameungpeuk legok 135 kepala keluarga. Masih di desa Cihamerang ada kampung adat Cibeureum 40 kk. Desa Cipeuteuy kampung Darmaga 46 kk.
Tidak seperti Ciptagelar, Sirnaresmi, dan Sirnarasa, kampung adat di Kabandungan tidak berkumpul di satu lokasi tertentu. Mereka sudah berbaur dengan masyarakat non adat. Status tanah yang mereka tempati sudah berstatus hak milik, bukan tanah ulayat. Bertani kebanyakan bermitra dengan menggarap tanah Taman Nasional Gunung Halimun Salak.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...